Saturday, 31 January 2015

Kiat Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet

berat badan, olahraga, kegemukan, kurus, obesitas, diet

Seiring dengan banyaknya orang yang mempunyai masalah berat badan, banyak pula penawaran tips dan trik menurunkan berat badan. Mulai dari mengonsumsi jamu pelangsing, peluntur lemak, macam-macam program diet, sedot lemak, dan lain-lain.

Semua itu akan memberikan hasil yang optimal asal dijalankan sesuai aturan. Di antara aturannya adalah harus disertai dengan olahraga teratur. Nah, kata 'olahraga' inilah yang paling tidak sukai oleh para pelaku diet, terutama ibu-ibu. Maunya berat badan turun tanpa olahraga. Bisa saja, tapi kurus seperti orang yang baru sembuh dari sakit. Ada juga yang berat badannya turun sampai kebablasan, bahkan ada yang harus opname di rumah sakit.




Dulu, ketika saya mempunyai masalah berat badan, saya baca-baca bungkus jamu pelangsing yang dikonsumsi oleh istri saya. Saya baca juga di internet produk-produk pelangsing yang lain dan macam-macam program diet. Semuanya mensyaratkan olahraga. Waktu itu, olahraga menurut saya adalah sesuatu yang berat. Jalan 100 meter saja napas ngos-ngosan. Lebih baik keluar uang daripada harus berolahraga.

Namun setelah diberi arahan oleh seorang teman, akhirnya saya coba untuk berolahraga. Ternyata olahraga itu tidak seperti yang saya bayangkan. Olahraga itu tidak capek, olahraga itu tidak banyak menyita waktu. Hanya 15 menit sehari.

Simak juga Menurunkan Berat Badan itu dengan Diet, bukan Olahraga.

Bagaimana Cara Menurunkan Berat Badan tanpa Diet?

Tips menurunkan berat badan tanpa diet itu sangat mudah. Tidak keluar biaya sepeser pun. Paling aman dan tidak ada efek samping sama sekali. Hanya satu kalimat:
"Lakukan Warming Up setiap Hari."
Sebagaimana mesin, tubuh kita juga memerlukan warming up atau pemanasan sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan pemanasan ini adalah agar seluruh persendian dalam tubuh kita tidak mengalami kekakuan. Seseorang yang tidak pernah memberi pemanasan pada persendian akan merasa sakit ketika, misalnya, dalam posisi berdiri kemudian mengambil sesuatu di lantai.

Di samping itu, warming up juga akan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk peredaran ke otak. Jadi, tidak hanya tubuh kita yang sehat, pikiran kita juga akan segar setelah melakukan warming up.

Jika persendian dan peredaran darah kita tidak ada masalah maka metabolisme tubuh akan berjalan normal. Tubuh akan terasa bugar sepanjang hari. Berat badan akan segera menyesuaikan ke ukuran yang ideal. Yang gemuk akan mengalami penurunan menjadi ideal dan yang kurus akan mengalami kenaikan berat badan menjadi ideal.

Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Warming Up?




Untuk menurunkan berat badan, lakukan warming up setiap pagi sebelum sarapan. Dengan syarat jangan makan minimal 2 jam sebelum tidur. Tujuannya adalah agar pembakaran yang terjadi saat warming up adalah pembakaran energi cadangan yang berupa lemak tubuh. Bukan pembakaran energi dari makanan yang baru kita makan.

Untuk menaikkan berat badan, lakukan warming up setiap pagi minimal 30 menit setelah sarapan. Warming up ini hanya menormalkan fungsi organ-organ tubuh, tidak sampai membakar energi cadangan. Jika fungsi organ tubuh kita sudah normal maka metabolisme tubuh otomatis berjalan normal pula. Akhirnya berat badan akan menyesuaikan ke ukuran yang ideal.

Berapa Lama Melakukan Warming Up?

Cukup 15 menit setiap hari. Jika merasa kurang, lakukan paling lama 30 menit. Menurut para ahli, pembakaran lemak yang paling efektif hanya terjadi pada 15 menit pertama. Selebihnya hanyalah penguapan air sehingga Anda akan merasa kehausan.

Jika 15 menit terasa berat (seperti saya dulu), lakukan secara bertahap sesuai kemampuan. Misal, bulan pertama warming up 5 menit setiap hari. Bulan berikutnya tingkat lagi, misal 7 menit, dan seterusnya sampai tercapai 15 menit setiap hari.

Di Mana?

Warming up tidak harus dilakukan di tempat-tempat khusus. Anda bisa melakukan warming up di samping rumah, belakang rumah, di dalam kamar, atau di mana saja yang Anda suka. Kalau saya sampai saat ini melakukannya hanya di samping rumah. Lintasannya kurang dari 10 meter dan tanpa peralatan apapun, bahkan tanpa alas kaki.

Simak juga Olahraga itu Bisa di Kantor, Bro..!

Gerakannya Apa Saja?

Gerakan warming up haruslah gerakan yang seimbang antara bagian tubuh sebelah kiri dan sebelah kanan. Dengan gerakan yang seimbang ini Anda tidak akan mengalami kelelahan, kram, njarem, dan sejenisnya.

jogging, lari-lari kecil, jalan cepat, jantung sehat
Jogging 5 menit

Jogging adalah lari-lari kecil atau jalan cepat. Jogging ini akan menggetarkan bagian-bagian tubuh yang berlemak. Orang gemuk, seperti saya dulu, akan merasakan getaran-getaran pada perut, pipi, dan paha ketika sedang jogging.
Misal, selama 5 menit Anda menempuh 15 kali putaran (tergantung panjang lintasan) maka aturlah sebagai berikut:
- 5 putaran pertama: jogging pelan-pelan,
- 5 putaran kedua: jogging agak cepat, gerakan kaki agak diangkat, dan
- 5 putaran ketiga: kembali jogging pelan-pelan.

senam, aerobik, SKJ
Senam 5 menit

Senam mempunyai gerakan yang seimbang antara bagian tubuh sebelah kiri dan kanan. Senam ini sangat bermanfaat untuk menggerakkan semua persendian, melancarkan peredaran darah, menaikkan suhu tubuh, dan mengurangi cidera ketika beraktivitas fisik.

Lakukan gerakan SKJ (senam kesegaran jasmani) yang Anda ingat saja, (ingat-ingat waktu SD) yang penting tercapai 5 menit. Kalau bisa diurut mulai dari gerakan kaki sampai kepala.

stretching, peregangan, pelemasan, pemulihan
Stretching 5 menit

Stretching adalah peregangan otot yang bertujuan untuk meningkatkan kelenturan otot dan jangkauan persendian. Stretching ini sangat bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, sistem koordinasi, dan mempercepat pemulihan setelah berolahraga. Dengan melakukan stretching yang benar Anda tidak akan mengalami nyeri, linu, atau njarem setelah berolahraga. Contoh stretching adalah gerakan melipat kaki ke belakang kemudian dipertahankan beberapa saat.

Apa Terbukti Efektif? 

Sangat efektif. Berat badan saya terbukti turun dari 96 kg menjadi 68 kg. Bisa dilihat di laman About. Turunnya pelan-pelan tapi pasti sehingga badan tetap kelihatan sehat.

Berapa Lama Berat Badan Mulai Turun? 

Sekitar satu bulan berat badan mulai turun. Awalnya agak lambat penurunannya. Lama-lama semakin cepat. Mungkin satu bulan belum turun, tapi begitu mulai turun maka akan terus turun sampai mencapai berat badan ideal. Setelah mencapai ukuran ideal, berat badan tidak akan turun lagi. Tetapi tetap lakukan olahraga untuk kesehatan Anda.

Nah, mudah kan? Anda hanya tinggal meluangkan waktu 15 menit sehari. Tidak perlu menguras isi kantong. Tidak perlu mengatur pola makan karena pola makan akan berubah sendiri setelah Anda rutin berolahraga.

Simak juga Olahraga Ringan untuk Kesehatan Tubuh.

Demikian sharing pengalaman pribadi tentang tips menurunkan berat badan tanpa diet. Semoga bermanfaat.



2 comments:

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.