Wednesday, 22 April 2015

Diet Carbo, Diet Pilihan Aktor Kawakan Rio Dewanto dan Kim Kardashian

Diet carbo, diet rendah karbohidrat, rio dewanto, kim kardashian

Tidak cukup hanya dengan berolahraga yang rutin dan teratur, Rio Dewanto mencoba hidup lebih sehat dengan mengatur pola makannya. Selain untuk menurunkan berat badan, Rio Dewanto memilih diet ini untuk mencegah berbagai macam penyakit.

"Dengan adanya makanan yang nggak jelas sekarang, banyak penyakit yang mulai aneh-aneh. Sekarang saya lagi diet Carbo. Saya rasain efeknya bangun tidur gak lemes, siang nggak ngantuk," ungkap Rio Dewanto.

Saat ini diet Carbo memang sedang populer. Bahkan Kim Kardashian, aktris Hollywood, mengaku telah melakukan diet ini. Menurutnya diet ini terbukti ampuh menurunkan berat badannya setelah melahirkan.

Apa itu Diet Carbo?




Diet Carbo adalah diet rendah karbohidrat. Diet ini bukan berarti menghindari karbohidrat, tetapi mengonsumsi asupan karbohidrat sesuai kebutuhan. Rasio yang benar antara karbohidrat : protein : lemak menurut diet ini adalah 50% : 20% : 30%.

Porsi makan kita biasanya nasi satu piring ditambah lauk pauk. Kalau dibuat rasionya kira-kira 80% : 10% : 10%. Pola makan yang seperti ini yang harus diubah menurut diet Carbo.

Strategi Diet Carbo

Memahami makna karbohidrat adalah kunci menjalankan diet ini. Kebanyakan orang memahami makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi, roti, ubi-ubian, dan makanan lain yang dibuat dari tepung atau pati. Padahal buah dan sayur pun mengandung karbohidrat.

Dalam menjalankan diet ini, kita harus mengubah mindset, bahwa nasi dan roti adalah makanan yang berkarbohidrat tinggi. Sedangkan makanan yang lain juga mengandung karbohidrat tetapi tidak setinggi nasi dan roti. Jadi, makan tidak harus nasi. Tanpa nasi bukan berarti belum makan.

Simak juga, Selalu Merasa Lapar, Inilah Penyebabnya.

Mengurangi Nasi dan Roti

Mengonsumsi karbohidrat 50% bukan berarti makan nasi setengah piring. Mungkin hanya 1/4 piring karena lauk pauk, sayur, buah, dan camilan yang lain juga mengandung karbohidrat.

Mengganti Nasi dan Roti dengan Karbohidrat Lain

Nasi dan roti termasuk jenis karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana lebih cepat dicerna sehingga cepat lapar lagi. Gantilah nasi dan roti dengan karbohidrat yang lebih kompleks, seperti nasi merah, kentang, dan umbi-umbian lain. Jus buah juga bisa dijadikan alternatif pengganti nasi. Jus buah mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi dari gula dan buahnya sendiri.

Mengurangi Asupan Gula

mengurangi asupan gula dengan mengganti soft drink deng jus buah
Gula atau glukosa sebenarnya termasuk karbohidrat. Mengurangi asupan gula berarti mengurangi karbohidrat. Mulailah dengan mengurangi minuman soft drink. Minuman jenis ini kandungan gulanya relatif tinggi. Gantilah dengan minuman sari jeruk nipis atau jus buah dengan gula secukupnya.

Olahraga Rutin dan Terukur

Semua diet sehat pasti menganjurkan olahraga yang rutin dan terukur. Lakukan olahraga ringan, seperti jogging, senam, dan stretching 15 - 30 menit setiap hari.

Jika Anda merasa olahraga adalah sesuatu yang berat, capek, tidak punya waktu, silakan baca Olahraga Ringan untuk Kesehatan Tubuh.

Manfaat Diet Carbo

Diet Carbo mempunyai banyak manfaat di antaranya mengurangi risiko kanker karena diet ini dapat mengontrol kadar gula dan menurunkan kadar insulin. Diet Carbo juga efektif mengurangi risiko penyakit jantung karena diet ini dapat menormalkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta menurunkan trigliserida. Yang pasti diet Carbo dapat menurunkan berat badan dan mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan.

Simak juga, Sudah Diet, Berat Badan Tak Mau Turun, Ini Alasannya.

Menu Diet Carbo




Berikut adalah contoh menu makanan diet Carbo selama seminggu. Porsi nasi untuk masing-masing menu antara 1/4 - 1/2 piring.

Hari Pertama

Pagi : telur dadar dan keju/mentega, irisan mentimun, selada.
Camilan : buah apel.
Siang : udang goreng dan sawi rebus.
Malam : ikan laut dan salad sayur.

Hari Kedua

Pagi : ayam rebus, tomat, dan alpukat.
Camilan : jus bus dan susu.
Siang : tumis jamur dan daging panggang.
Malam : dada ayam, brokoli, wortel.

Hari ketiga

Pagi : telur rebus dan bayam.
Camilan : salad buah dengan dressing.
Siang : sosis bakar dan alpukat.
Malam : ayam panggang dan keju, terong, mentimun.

Hari keempat

Pagi : ikan teri goreng, bayam atau kangkung.
Camilan : keripik tempe atau keripik ubi.
Siang : acar kuning, telur mata sapi, buah.
Malam : kerang rebus dan tumis buncis.

Hari kelima

Pagi : tempe goreng dan melon.
Camilan : apel atau pepaya.
Siang : telur rebus dan sop.
Malam : dada ayam dan pepaya.

Hari keenam

Pagi : jus tomat.
Camilan : susu rendah lemak tanpa gula.
Siang : toge goreng.
Malam : pepes ikan dan bayam.

Hari ketujuh

Pagi : sop ayam.
Camilan : jus pepaya.
Siang : cah labu siam dan udang goreng.
Malam : sayur asam dan tempe.

Benarkah Diet Carbo Merusak Metabolisme Tubuh?

Beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa diet Carbo justru berbahaya bagi kesehatan karena merusak dan mengacaukan sistem metabolisme tubuh.

Kalau menghindari karbohidrat atau sama sekali tidak ada asupan karbohidrat pasti akan merusak sistem metabolisme karena karbohidrat sangat dibutuhkan tubuh sebagai suplai energi. Tetapi kalau hanya mengurangi atau mengganti dengan sumber karbohidrat lain yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, tidak akan sampai mengganggu sistem metabolisme.
Orang gemuk mempunyai aktivitas fisik rendah tetapi bayak makan, lebih banyak pemasukan dari pada pengeluaran
Contohnya orang gemuk. Orang gemuk cenderung mempunyai aktivitas fisik yang rendah, gerakannya lamban, malas jalan, dan gemar camilan. Artinya, energi yang dikeluarkan oleh orang gemuk relatif lebih sedikit dibandingkan dengan energi yang masuk sehingga terjadi kelebihan energi. Lebih banyak pemasukan daripada pengeluaran. Kelebihan energi ini akan disimpan sebagai energi cadangan dalam bentuk lemak. Jika asupan karbohidratnya tidak dikurangi maka ia akan tetap kelebihan energi dan semakin gemuk.

Silakan simak, Orang Gemuk Banyak Makan, Banyak Makan Belum Tentu Gemuk.

Meskipun masih ada pro dan kontra antara diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak, namun banyak penelitian yang membuktikan bahwa diet rendah karbohidrat lebih efektif menurunkan berat badan. Tapi semua itu kembali kepada diri kita masing-masing karena tidak ada satu diet pun yang cocok untuk setiap orang.

Contoh diet rendah lemak bisa dibaca artikel, Menurunkan Berat Badan dengan Diet TLC.

Yang perlu ditekankan, kita melakukan diet (mengatur pola makan) adalah demi kesehatan tubuh kita, bukan sekedar menurunkan berat badan.

Simak juga, Diet Mayo, Program Diet 13 Hari dalam Setahun.

Demikian informasi tentang diet Carbo, diet yang dijalani oleh aktor Rio Dewanto dan Kim Kardashian. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.