Tuesday, 28 April 2015

Seputar Kentut, Bau, dan Manfaatnya

bau kentut, mambu entut, ngentutan, buang angin, flatus, pil kentut

Kentut adalah proses biologi yang normal yang dikenal dengan istilah flatus. Tapi kentut itu aneh. Kadang dianggap tabu kadang dianggap menghibur. Kadang membuat orang marah dan kadang membuat orang tertawa. Bisa mengubah muka menjadi merah dan bisa mengubah muka menjadi kecut. Bisa mengakibatkan penyakit dan bisa menyembuhkan penyakit.

Kentut juga membuat orang tiba-tiba pandai berakting. Si sumber kentut berakting seolah-olah tak terjadi apa-apa atau berakting seolah-olah bukan dirinya yang kentut. Sementara si penerima langsung berakting luar bisa, tanpa perlu latihan.

Proses Terjadinya Kentut




Kentut adalah gas yang dihasilkan dari penguraian makanan oleh bakteri. Jika gas ini sudah cukup maka kita dapat mengeluarkan dari tubuh kita. Tetapi jika gas tersebut sudah mencapai batas maksimal maka kita tidak bisa mengendalikan keluarnya gas tersebut. Sebaiknya segera keluarkan kentut sebelum mencapai batas maksimal.

Terlalu lama menahan kentut kurang baik bagi kesehatan. Di antaranya bisa menimbulkan gangguan pencernaan, sakit perut, dan kembung. Menahan buang angin juga menyebabkan usus menjadi kram dan udara terjepit di dalam lambung.

Keluarnya kentut dari tubuh kita dapat dengan mudah dikenali dari bunyi dan bau yang dihasilkan. Bunyi kentut terjadi karena gas tersebut melalui celah sempit. Sedangkan aroma kentut yang tidak sedap itu terjadi karena kentut mengandung gas hidrogen sulfida, H2S. Gas ini tidak berwarna, beracun, bisa terbakar, dan berbau seperti telur busuk. Tetapi kandungan H2S dalam kentut tergolong aman sehingga tidak sampai beracun dan tidak mudah terbakar.

Mencoba membakar kentut, kentut bisa terbakar tetapi tidak mudah terbakar

Penyebab Sering Kentut

Frekuensi kentut dikatakan normal apabila dalam sehari seseorang mengalami kentut antara 10 - 20 kali. Frekuensi kentut yang normal ini menandakan bahwa sistem pencernaannya berjalan normal. Makan terburu-buru atau kurang dikunyah menyebabkan seseorang sering kentut. Minum soft drink dan naik pesawat juga menyebabkan sering kentut.

Jenis makanan tertentu juga mempunyai andil memperbanyak frekuensi kentut. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, dan susu membuat kita sering kentut tapi tidak memengaruhi baunya. Kacang-kacangan juga membuat kita sering kentut karena mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula ini akhirnya diuraikan oleh bakteri dan dihasilkan banyak gas.

Bau Kentut dan Manfaatnya




Sebenarnya bau kentut tidak ada hubungannya dengan masalah gender. Laki-laki memang lebih sering kentut sedangkan perempuan lebih sering menahan kentut dengan alasan estetika. Menahan kentut menyebabkan akumulasi gas dan senyawa dalam perut sehingga baunya semakin busuk. Oleh karena itu banyak orang mengatakan bahwa bau kentut wanita lebih menyengat.

Orang yang suka mengonsumsi daging bau kentutnya lebih busuk karena daging banyak mengandung protein. Protein daging banyak mengandung sulfur. Sulfur inilah yang berperan dalam pembentukan gas hidrogen sulfida. Sementara itu, vegetarian lebih sering kentut, bunyinya lebih keras, tetapi relatif tidak berbau menyengat.

Mendeteksi Penyakit

Ini bukan mengada-ada. Memang ada orang yang berprofesi sebagai pendeteksi bau kentut. Mereka digaji USD $50 ribu per tahun. Pekerjaannya hanya mencium bau kentut. Syaratnya harus berusia 18 sampai 45 tahun, bebas penyakit hidung, serta menghindari rokok dan alkohol.

Beberapa orang di Cina benar-benar dilatih untuk membedakan bermacam-macam bau kentut. Misalnya bau yang beraroma daging busuk mengindikasikan adanya perdarahan usus atau tumor. Selain manusia, anjing juga dilatih mendeteksi kanker prostat dengan mencium bau urine pasien. Anjing juga mampu mengidentifikasi bau tinja pasien dengan akurasi 97 persen.

Menyembuhkan Penyakit

Para peneliti dari University of Exeter di Inggris mengemukakan bahwa bau kentut ternyata bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti kanker, stroke, serangan jantung, atritis, dan dimensia. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam jurnal MedChamComm. Penelitian tersebut juga ditampilkan dalam acara "June International Conference on Hydrogen Sulfide in Biology and Medicine" di Kyoto, Jepang.

Dalam penelitian tersebut, gas yang digunakan adalah hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh telur busuk yang memang mirip dengan bau kentut. Gas yang dihasilkan dari telur busuk merupakan sarana terapi yang menyehatkan. Belakangan diketahui bahwa gas yang dihasilkan oleh telur busuk tidak ada korelasinya dengan gas yang dihasilkan oleh kentut.

Dr Mark Wood, salah seorang peneliti menjelaskan, "Mungkin informasi yang beredar sekarang ini bermula dari salah persepsi dari kutipan tentang hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh telur busuk dan juga terdapat pada kentut."

Simak juga, Manfaat Menangis bagi Kesehatan.

Pil Kentut

Seorang ilmuwan asal Perancis, Christian Poincheval, sukses menciptakan pil kentut. Pil kentut hasil ciptaannya mempunyai aroma jahe, violet, coklat, dan bunga mawar. Satu toples pil kentut anti-bau berisi 60 biji dan dihargai 7,9 pound sterling atau sekitar 275 ribu rupiah.

"Banyak yang membeli karena mereka punya masalah dengan perut kembung. Ada juga yang membeli untuk dijadikan lucu-lucuan," tambah Poincheval.

Pil kentut ini dijual secara online di website Pilule Pet. Bila Anda berminat silakan dicoba. Memang belum ada kepastian apakah pil ini bisa membantu atau tidak. Tidak ada keterangan tentang jaminan kualitasnya. Namun apa salahnya dicoba dulu.

Simak juga Tips Mengatasi Bau Mulut.

Demikian informasi tentang kentut dan manfaatnya. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.