Wednesday, 27 May 2015

5 Fakta Mencengangkan tentang Madu

madu, tidak pernah basi, obat penyakit, menyuburkan kandungan, meingkatkan daya ingat

Madu adalah cairan ajaib yang paling mencengangkan. Madu tidak pernah basi dan bisa bertahan hingga ribuan tahun. Madu mempunyai khasiat yang luar bisa dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Madu juga musuh bebuyutan dari beberapa bakteri patogen.

Selain itu madu sangat ampuh bertindak sebagai penyubur kandungan dan mempercepat hamil. Yang tak kalah pentingnya, madu juga ampuh meningkatkan daya ingat. Fakta-fakta inilah yang membuat harganya mahal. Fakta ini pula yang membuat madu banyak dipalsukan.




1. Tidak Pernah Basi dan Bisa Bertahan hingga 3000 Tahun

Madu adalah satu-satunya makanan mentah yang tidak pernah basi. Kandungan air dalam madu sangatlah rendah sehingga bakteri pembusuk tidak sempat hidup di dalamnya. Di samping itu, keasaman (pH) madu berkisar antara 3,2 – 4,5. Tingkat keasaman ini dapat mencegah tumbuhnya bakteri.

Saat penggalian pyramid yang telah berumur lebih dari 3000 tahun, ditemukan madu di samping mummi. Kondisi madu tersebut masih baik dan tidak rusak. Hal ini menunjukkan bahwa madu tidak pernah basi dan bisa disimpan sampai beribu-ribu tahun.

Terus bagaimana dengan madu yang dijual dalam botol yang ada tanggal kedaluwarsanya? Mungkin ini cuma masalah regulasi dari pihak terkait, dalam hal ini BPOM. Agar mendapat izin pemasaran dari BPOM, semua produk makanan dan minuman di antaranya harus mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Untuk madu, tanggal kedaluwarsanya 2 tahun.
madu asli tidak mengandung air, gula, perasan buah, dan bertahan hingga ribuan tahun
Kemungkinan kedua, madunya tidak asli. Madu asli tidak mengandung campuran air, gula, perasan buah, pewarna buatan, dan zat kimia lainnya. Madu asli tidak akan basi dan bisa bertahan sampai ribuan tahun jika disimpan di tempat yang kering dan tertutup pada kisaran suhu antara 5 – 27 derajat Celsius.

2. Penawar Berbagai Macam Penyakit

Sudah bukan rahasia lagi kalau madu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Di antaranya adalah menyembuhkan luka pada penderita diabetes. Hal ini karena zat gula pada madu berupa fruktosa. Fruktosa adalah monosakarida yang jika masuk ke dalam tubuh langsung diubah menjadi energi tanpa bantuan hormon insulin. Selain itu, zat gula pada madu mempunyai indeks hipoglikemik yang rendah sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah.




Madu juga sudah lazim digunakan selama berabad-abad untuk menyembuhkan sakit tenggorokan dan batuk. Penelitian terbaru tahun 2007 dari Penn State College of Medicine, menunjukkan bahwa madu memang dapat meredakan batuk. Dekstrometorfan (DM) yang terkandung dalam madu efektif meredakan batuk pada malam hari dan meningkatkan kualitas tidur.

Yang paling mencengangkan, ternyata madu juga ampuh mencegah penyakit yang paling berbahaya di muka bumi ini, yaitu kanker dan jantung. Flavonoid yang terkandung dalam madu merupakan antioksidan yang sangat mujarab mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.

Beberapa studi menunjukkan bahwa madu dapat mengurangi bau badan, jerawat, alergi, bengkak, infeksi, sariawan, sakit perut, Alzheimer, penyakit kuning, tumor, dan menyembuhkan luka bakar. Madu juga mempunyai efek menenangkan sehingga efektif mengatasi depresi, cemas, gugup, dan insomnia.

3. Musuhnya Bakteri

Dalam sebuah penelitian, madu terbukti dapat membunuh penyakit karena makanan, seperti Escherchia coli dan Salmonella. Escherchia coli atau lebih dikenal dengan sebutan E. coli adalah bakteri gram-negatif yang meracuni makanan dengan akibat yang berbahaya, seperti diare berdarah. Sedangkan Salmonella adalah bakteri yang menyebabkan beberapa penyakit serius, seperti demam tifoid, demam paratifoid, dan penyakit bawaan makanan lainnya.

Madu juga menyerang Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa. Kedua bakteri ini merupakan multi resisten. Artinya, kedua bakteri ini bisa menjadi kebal dan mampu menahan keampuhan antibiotik.

4. Penyubur Kandungan dan Mempercepat Hamil

Madu sebagai penyubur kandungan dan mempercepat hamil
Bagi pasangan suami istri yang belum dikaruniai momongan, mungkin mengonsumsi madu secara teratur adalah solusinya. Bagi seorang wanita madu berkhasiat menyuburkan kandungan, memperkuat daya tahan sperma dalam tuba falopi, menjaga kesehatan reproduksi, mengatasi gangguan haid dan keputihan, serta mencegah kemandulan sejak dini.

Bagi seorang pria, madu mampu menambah jumlah sperma, meningkatkan kualitas sperma, menjaga vitalitas tubuh, dan menjaga daya tahan tubuh. Meskipun belum teruji secara klinis, tapi fakta di lapangan telah membuktikannya.

5. Meningkatkan Daya Ingat

Salah satu makanan otak adalah gula. Gula yang tidak berbahaya adalah gula yang terdapat pada madu. Madu sangat cocok dikonsumsi pelajar, mahasiswa, bahkan orang yang berusia lanjut untuk meningkatkan perkembangan sel-sel otak.

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Reuters, madu efektif meningkatkan daya ingat. Penelitian ini melibatkan 102 wanita usia menopause. Wanita-wanita tersebut diwajibkan mengonsumsi 20 gram madu setiap hari. Setelah empat bulan, ternyata mereka mampu meningkatkan daya ingat jangka pendeknya. Para peneliti mengemukakan bahwa madu dapat meningkatkan daya ingat karena aksi dari antioksidan yang dapat membantu proses perusakan sel oleh radikal bebas dalam tubuh.

Khasiat madu memang luar biasa hebat, namun harus dimanfaatkan secara bijak dan jangan dikonsumsi secara berlebihan.

Simak juga Fakta Menakjubkan tentang Kurma.

Demikian informasi mengenai sebagian fakta tentang madu. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.