Tuesday, 27 September 2016

Cara yang Aman Memutihkan Gigi dengan Baking Soda

Cara yang Aman Memutihkan Gigi dengan Baking Soda, soda kue

Banyak orang yang tergoda dengan keampuhan baking soda dalam memutihkan gigi. Baking soda memang terbukti efektif dalam mengikis karang gigi dan kotoran yang melekat pada permukaan gigi. Bahkan senyawa kimia ini juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dalam mulut sehingga bisa terhindar dari bau mulut dan penyakit gigi dan gusi.

Namun, sebelum memanfaatkan khasiat baking soda, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu sifat-sifat baking soda, kondisi gigi yang cocok dengan baking soda, serta aturan pemakaian yang benar. Dengan demikian, kita akan menemukan cara yang aman memutihkan gigi dengan baking soda.

Sifat-sifat Baking Soda




Baking soda yang sering disebut soda kue sejatinya adalah senyawa kimia dengan nama sodium bikarbonat, natrium bikarbonat, atau natrium hidrogen karbonat. Rumus kimianya adalah NaHCO3. Adapun sifat-sifat kimia baking soda adalah sebagai berikut:

Baking Soda adalah Garam yang Bersifat Alkaloid

Sifat alkaloid garam baking soda berasal dari basa kuat. Sifat ini tidak cocok untuk gigi berlubang, gigi sensitif, dan gusi berdarah. Jika dipaksakan akan timbul rasa nyeri dan ngilu pada gigi serta iritasi pada gusi. Pada kondisi yang parah, gusi akan memerah dan membengkak.

Baking Soda Bersifat Korosif dan Abrasif

Di satu sisi, sifat korosif dan abrasif ini sangat menguntungkan. Sifat inilah yang dapat mengikis kotoran dan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi. Bahkan sifat korosif ini banyak dimanfaatkan oleh ibu-ibu untuk membersihkan peralatan dapur, perabotan rumah tangga, juga porselen kamar mandi.

Di sisi lain, sifat korosif dan abrasif ini juga akan mengikis email atau enamel gigi. Jika dibiarkan berlanjut, enamel gigi akan semakin menipis. Akibatnya, warna gigi justru menjadi pudar tak bersinar. Menipisnya enamel gigi ini juga mengakibatkan ketahanan gigi berkurang sehingga gigi menjadi rapuh dan keropos.

Simak juga, Penggunaan Baking Soda untuk Memutihkan Gigi Berbahaya bagi Kesehatan.

Tidak Semua Gigi Cocok dengan Baking Soda




Sebenarnya baking soda tidak memutihkan gigi. Baking soda hanya menggerus kotoran dan plak yang menempel pada permukaan gigi sehingga gigi kembali putih seperti semula. Oleh karena itu, tidak semua gigi cocok dengan baking soda.

Gigi Normal

Yang dimaksud gigi normal di sini adalah gigi yang masih dalam keadaan baik, yaitu enamel gigi (lapisan luar) dan dentin gigi (lapisan tengah) masih dalam keadaan utuh. Bila gigi normal ini menjadi kuning karena kotoran dan karang gigi maka gigi tersebut dapat diputihkan lagi dengan memanfaatkan keampuhan baking soda.

Gigi Sensitif

Gigi sensitif, terasa nyeri dan ngilu saat minum dingin dan asam

Gigi sensitif adalah gigi yang kondisi enamel giginya menipis. Menipisnya enamel gigi mengakibatkan dentin gigi terbuka. Orang yang mempunyai gigi sensitif akan merasa nyeri dan ngilu ketika minum minuman yang panas, dingin, manis, asam, dan basa.

Gigi sensitif kurang cocok diputihkan dengan baking soda. Enamel gigi yang sudah menipis lebih mudah terkikis oleh sifat korosif baking soda sehingga enamel gigi akan semakin tipis. Selain itu, sifat alkaloid (basa) baking soda akan semakin menambah rasa nyeri dan ngilu.

Gigi Kuning

Tidak semua gigi yang berwarna kuning dapat diputihkan dengan baking soda. Ada gigi kuning dari luar dan ada gigi kuning dari dalam.

Gigi kuning dari luar disebabkan oleh kotoran dan plak yang menempel pada permukaan gigi. Kotoran dan karang gigi tersebut bisa disebabkan oleh teh, kopi, dan lain-lain. Gigi kuning jenis ini dapat diputihkan lagi dengan baking soda.

Gigi kuning dari dalam disebabkan karena dentin gigi yang terbuka. Dentin gigi yang terbuka mudah menyerap makanan dan minuman yang berpigmen. Akibatnya, lambat laun gigi akan menjadi kuning. Gigi kuning jenis ini tidak cocok diputihkan dengan baking soda. Baking soda hanya mengikis kotoran yang melekat pada permukaan gigi.

Simak juga, Jangan Biarkan Gigi Menguning, Cegah dengan Cara Ini.

Gigi Keropos

Gigi menjadi keropos karena pertahanan giginya sudah lemah. Hal ini karena enamel giginya sudah menipis. Padahal enamel gigi adalah lapisan gigi yang paling kuat, bahkan lebih kuat daripada tulang. Penyebabnya bisa karena faktor makanan, cara bersikat gigi, atau termakan usia.

Gigi keropos sangat tidak cocok diputihkan dengan baking soda. Gigi akan semakin rapuh dan keropos akibat sifat korosif dan abrasif baking soda.

Gigi Berlubang

Gigi berlubang berarti ada bagian gigi yang rusak yang disebabkan oleh bakteri dan kuman yang bersarang di celah-celah gigi. Pada daerah yang berlubang tersebut, tidak terdapat enamel gigi dan dentin giginya terbuka. Dengan demikian, gigi berlubang tidak cocok dengan baking soda.

Jika sangat berminat menggunakan baking soda maka harus menutup lubang gigi tersebut rapat-rapat terlebih dahulu.

Simak juga, Tips Ampuh Mengatasi Gigi Berlubang secara Alami.

Gigi Patah

Sama halnya dengan gigi berlubang, pada retakan gigi patah tidak terdapat email gigi dan dentin giginya terbuka. Gigi dalam kondisi ini disarankan untuk tidak menggunakan baking soda. Kecuali jika mau menutup rapat-rapat bekas patahan giginya.

Gigi yang Menggunakan Kawat Gigi

Gigi yang Menggunakan Kawat Gigi, behel

Memasang kawat gigi atau behel berarti menambah celah-celah pada gigi. Penggunaan baking soda pada gigi seperti ini harus ekstra hati-hati. Selain itu, setelah menggunakan baking soda harus berkumur sebersih mungkin agar sisa baking soda tidak bersarang di celah-celah kawat gigi.

Sisa-sisa baking soda yang bersarang pada celah-celah kawat gigi dapat menguraikan lem ortodontik, yaitu lem perekat kawat gigi.

Aturan Pemakaian Baking Soda untuk Memutihkan Gigi

Setelah kita merasa aman bahwa gigi kita bisa diputihkan dengan baking soda, hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah aturan penggunaan baking soda.

Sebagaimana penjelasan di atas, baking soda berfungsi mengikis kotoran dan plak yang menempel pada permukaan gigi. Jika penggunaan baking soda tidak dibatasi maka tanpa kita sadari baking soda juga akan mengikis enamel gigi. Padahal enamel gigi merupakan lapisan pelindung gigi yang paling utama.

Enamel gigi mempunyai permukaan yang halus dan mengkilat sehingga terpancar warna putih yang berkilau. Jika enamel gigi ikut terkikis maka permukaan gigi menjadi tidak halus lagi. Kilau gigi pun menjadi pudar.

Batasi Hanya 3 Kali Pemakaian dalam Setahun

Penggunaan baking soda lebih dari 3 kali biasanya akan mengikis enamel gigi. Kalau pun masih ada karang gigi yang masih melekat, berarti daya lekat karang gigi tersebut sangat kuat. Boleh dikatakan hampir menyatu dengan enamel gigi.

Jika dilanjutkan menggosok gigi dengan baking soda maka plak gigi tersebut akan tergerus bersama enamel gigi. Gigi akan tampak lebih putih, tetapi kilau gigi akan berkurang.

Cara ini memang tidak menjanjikan gigi putih seperti semula. Tetapi setidaknya warna kuning gigi menjadi berkurang. Jika belum puas, sebaiknya dilanjutkan tahun depan. Misal setiap menjelang hari raya atau momen-momen tertentu.

Gunakan 4 - 6 Bulan Sekali

Pemakaian baking soda 4 - 6 bulan sekali berarti dalam setahun hanya menggunakan 2 - 3 kali. Cara ini lebih aman dan tidak berbahaya bagi ketahanan enamel gigi terhadap sifat abrasif baking soda.

Saat pertama kali menggunakan baking soda, sebagian plak gigi terkikis. Sedangkan sisa plak yang masih menempel pada permukaan gigi, daya lekatnya mulai berkurang. Jika dilanjutkan, sisa plak gigi ini lebih mudah tergerus dan memberi efek domino pada sisa plak yang lain hingga akhirnya mengikis enamel gigi.

Oleh karena itu, beri jarak waktu 4 - 6 bulan saat menggunakan baking soda yang kedua, ketiga, dan seterusnya. Selama jedah waktu tersebut, sikatlah gigi secara teratur dengan pasta gigi atau dengan cara yang alami, seperti kulit jeruk, kulit pisang, dan lain-lain. Sisa plak yang daya lekatnya berkurang tersebut akan terkikis dengan sendiri.

Simak juga, Putihkan Gigi dengan Resep Leluhur

Cara Memutihkan Gigi dengan Baking Soda

Langkah pertama, Anda harus menyiapkan baking soda. Baking soda berupa bubuk putih yang juga dikenal dengan sebutan soda kue. Anda bisa mendapatkannya di toko bahan makanan atau apotek. Harga kemasan kecil (50 gram) sekitar Rp5.000,00.

Berikut ini tips memutihkan gigi dengan baking soda:
  • Campurlah 1 sdt (sendok teh) baking soda dengan 1/2 sdt air.
  • Aduk campuran tersebut secara merata hingga membentuk pasta.
  • Gunakan pasta baking soda tersebut untuk menggosok gigi.
  • Gosoklah gigi secara perlahan-lahan ke seluruh permukaan dan celah-celah gigi.
  • Jangan terlalu menekan ketika menggosok gigi dan usahakan tidak mengenai gusi.
  • Jangan menggosok gigi dengan pasta baking soda lebih dari 1 menit.
  • Segera berkumur berkali-kali sebersih mungkin agar sisa-sisa baking soda tidak bersarang pada celah-celah gigi.  
Nah, dengan mengetahui sifat-sifat baking soda, kondisi gigi, aturan pemakaian, serta cara menggunakan baking soda, maka kita dapat memanfaatkan keampuhan baking soda dalam memutihkan gigi secara aman.

Simak juga, Cara Cepat Memutihkan Gigi dengan Norit.

Demikian, informasi tentang cara yang aman memutihkan gigi dengan baking soda. Semoga bermanfaat.



4 comments:

  1. Saya mau bertanya.... Baking soda akan berbahaya jika dipakai sering/berlebihan. Saya menemukan artikel di googlee bahwa air yg dicampur baking soda lalu digunakan dengan cara berkumur dapat menyembuhkan sakit jamur dimulut dan tenggorokan..dan cara tersebut dilakukan bisa 1hari 1x. Yang pertanyaan...
    Apakah air baking soda dengan cara berkumur guna menyembuhkan sakit jamur dimulut itu ada efek negatifnya seperti efek baking soda terhadap gigi? Apakah berbahaya jika air kumur baking soda digunakan setiap hari dengan tujuan menyembuhkan sakit jamur dimulut dan tenggorokan? Mohon jawaban dan percerahannya. Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Penggunaan baking soda untuk berkumur dan pasta gigi mempunyai efek samping yang sama, terutama untuk gigi berlubang, gigi sensitif, atau gusi berdarah. Bedanya, efek samping baking soda untuk berkumur tidak begitu parah karena kandungan NaHCO3 lebih rendah (encer).

      Meskipun demikian, serendah apapun kandungan NaHCO3 bila mengenai gigi sensitif atau gusi berdarah akan menimbulkan rasa nyeri dan ngilu.

      2. Sebaiknya jangan dijadikan kebiasaan. Cukup gunakan sampai sakit jamur mulut tersebut sembuh saja. Biasanya 3 kali penggunaan sudah sembuh.

      Delete
  2. Ini ni numpang tanya kn saya punya mslah bnget ni dri kecil saya males gsok gigi,dan sya skrang mnyadari klo pas smp tu gigi saya berwarna kuning bnget,dan pertanyaanya ini apa gigi saya yg gini tu bisa di putihkan dengan baking soda,tpi saya pas males gsok gigi tu pas balita ama sd itu seinget saya,mohon dijawab

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gigi kuning karena dulunya malas gosok gigi termasuk kategori gigi kuning dari luar. Warna kuning tersebut karena permukaan gigi jarang dibersihkan. Gigi kuning seperti ini bisa diputihkan dengan baking soda.

      Masalahnya, apakah gigi Anda cocok dengan baking soda? Jika saat menggunakan baking soda, gigi atau gusi Anda terasa nyeri dan ngilu, sebaiknya tinggalkan baking soda. Jika tidak, silakan teruskan menggunakan baking soda sesuai aturan pemakaian sebagaimana tercantum pada artikel di atas.

      Delete

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.