Saturday, 4 April 2015

Nasi Lebih Putih dan Tidak Cepat Basi Berkat Jeruk Nipis

Nasi putih, nasi dengan perasan jeruk nipis, nasi basi

Kalau nasi sudah menjadi bubur masih mending, tinggal ditambah irisan daging ayam, ditaburi kacang, jadilah bubur ayam. Tapi kalau nasi sudah basi, mau diapakan lagi. Mungkin dijemur untuk dijadikan nasi aking (sego karak) atau dijadikan pakan ayam. Tapi itu adalah keputusan yang kurang tepat karena lama-lama akan menjadi kebiasaan.

Sebaiknya kita cari penyebabnya mengapa nasi cepat menjadi basi. Kemudian dilakukan tindakan pencegahannya.




Penyebab Nasi Cepat Basi

Banyak faktor yang menyebabkan nasi cepat menjadi basi. Di antaranya cuaca, tersentuh jari-jari tangan, jenis beras, dan lain-lain.

Cuaca

Saat musim kemarau nasi lebih cepat basi daripada saat musim hujan. Jika di musim hujan nasi akan basi setelah 24 jam maka di musim kemarau nasi sudah basi sebelum 24 jam. Tergantung daerahnya juga, di daerah pesisir nasi relatif lebih cepat basi daripada di daerah pegunungan.

Tersentuh Jari-jari Tangan

Jari-jari tangan kita mengandung enzim pencernaan yang disebut enzim RNAse. Enzim ini bertugas untuk membantu proses pencernaan di dalam lambung. Jika nasi yang sudah masak kita sentuh dengan jari-jari tangan berarti proses pencernaan sudah dimulai. Kalau tidak segera dimakan maka nasi akan cepat basi.

Coba lakukanlah percobaan sederhana ini.
Siapkan dua wadah kecil. Isi masing-masing wadah dengan nasi secukupnya. Aduk nasi pada wadah pertama dengan tangan dan wadah kedua dengan sendok. Diamkan selama beberapa jam.
Apa yang terjadi? Nasi yang diaduk dengan tangan akan basi lebih dahulu.

Jenis Beras

Beras pera lebih tahan lama daripada beras pulen atau punel. Beras pulen kandungan airnya lebih banyak sehingga lebih cepat basi. Kalau beras pera ingin terasa pulen, biasanya ditambah air. Tapi ini malah mempercepat nasi menjadi basi.

Tegangan Listrik Turun

Magic jar di Indonesia dirancang dengan tegangan 220 V. Tegangan sebesar ini mampu menghangatkan nasi pada rentang suhu 75 - 80 °C. Bila terjadi gangguan listrik maka tegangan listrik bisa turun sampai 180 V, bahkan lebih rendah sehingga penghangatan nasi tidak bisa mencapai 75 - 80 °C. Akibatnya nasi menjadi berair, lembek, dan akhirnya basi.

Lubang Pengeluaran Uap Tersumbat

Lubang pengeluaran uap pada magic jar sering kali tersumbat nasi. Jika ini terjadi maka lubang akan lembab dan menjadi sarang bakteri pembusuk. Akibatnya nasi cepat basi. Oleh karena itu, bersihkan lubang uap secara berkala minimal satu bulan sekali.

Agar Nasi Lebih Putih dan Tidak Cepat Basi




Nasi yang penyajiannya lebih putih akan lebih enak dipandang mata dan menambah selera makan. Apalagi mengeluarkan aroma yang sedap. Bagaimana caranya? Simak resep leluhur berikut ini.

Cuci beras yang akan dimasak. Jangan diremas-remas terlalu kuat supaya kandungan vitamin B-nya tidak berkurang. Selanjutnya tambahkan air kira-kira 1 ruas jari telunjuk dari permukaan beras, tetapi ukuran ini tergantung jenis berasnya, ada beras yang butuh banyak air ada pula yang tidak. Kemudian tambahkan perasan jeruk nipis, untuk 1 kg beras tambahkan 1 jeruk nipis. Boleh juga ditambahkan sehelai daun pandan wangi kalau ingin nasinya beraroma pandan. Setelah itu, nyalakan magic jar dan tunggu sampai masak.

Lihat hasilnya. Nasi yang sudah masak akan kelihatan lebih putih dan beraroma pandan.
Apa rasanya tidak asam? Sama sekali tidak.

Simak juga, Memutihkan Wajah dengan Air Cucian Beras.

Nah, sekarang bagaimana cara memeras jeruk nipis agar biji jeruk tersebut tidak ikut bercampur dengan nasi.

memeras jeruk nipis, jeruk pecel
Iris jeruk secara membujur (bukan melintang), lihat gambar 1. Kemudian potong jeruk menjadi 4 bagian. Iris bagian dalam jeruk kemudian keluarkan isinya. Dengan cara ini biji jeruk lebih mudah dikeluarkan. Setelah itu, peras jeruk langsung ke magic jar yang sudah terisi beras dan air.

Nasi yang dimasak dengan perasan jeruk nipis akan lebih tahan lama. Mengapa demikian? Karena senyawa asam yang terkandung dalam jeruk nipis mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan nasi cepat basi.

Simak juga Cara Mengurangi Rasa Asin pada Ikan Asin.

Nasi Kuning Lebih Cerah dengan Perasan Jeruk Nipis

nasi kuning, sego koneng, sego slametan
Jeruk nipis ternyata bukan hanya membuat nasi putih lebih putih tetapi juga bisa membuat nasi kuning lebih cerah. Warna kuningnya lebih bersinar setelah ditambahkan perasan jeruk nipis.

Nasi yang lebih putih dan cerah akan lebih cocok jika dipadukan dengan sate yang empuk. Silakan simak artikel berikutnya, Sate Lebih Empuk dengan Memanfaatkan Getah Pepaya.

Demikian informasi tentang manfaat jeruk nipis yang dapat membuat nasi lebih putih dan tidak cepat basi. Semoga bermanfaat. Jangan lupa like atau beri +1 agar artikel ini juga bermanfaat untuk orang lain. Terima kasih.



8 comments:

  1. Info yang bagus nih belum pernah makan nasi yang dimasak dengan perasan jeruk nipis, bagaimana dengan rasa nasinya mas?

    ReplyDelete
  2. Tidak mempengaruhi rasa, mas. Tidak ada rasa masam sama sekali. Hanya lebih putih dan lebih tahan lama.

    ReplyDelete
  3. Luar biasa kasiat jeruk nipis, nasi tbh enak dan tahan lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, betul bunda Heni Ermawati. Nasi lebih putih lagi.

      Delete
  4. jeruk nipis pengawet utama untuk nakanan, mulai nasi, ikan, dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepat sekali, mas. Terima kasih atas tambahan pengetahuan tentang jeruk nipis.

      Delete
  5. Coba ahhhhh,cocok gk buat nasi goreng mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nasi goreng?
      Nasi goreng itu kan nasi putih yang digoreng, mas. Efeknya mungkin hanya lebih tahan lama (tidak cepat bas

      Delete

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.