Sunday, 7 June 2015

Bahaya Tidur setelah Makan Sahur dan Cara Menghindarinya

Tidur setelah makan sahur

Tidur setelah makan sahur memang tidak ada larangan, tetapi sang pembawa risalah dan teladan kita, tidak pernah melakukannya. Dari sudut kesehatan, tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan, bahkan sebisa mungkin dihindari karena dampak negatifnya sangat banyak.

Tidur setelah makan sahur disebabkan karena kita belum siap menghadapi perubahan-perubahan di bulan puasa. Jam tidur yang tidak disesuaikan dan menu makanan yang tidak dikondisikan membuat kita masih mengantuk saat santap sahur. Ditambah perut kenyang setelah makan sahur yang membuat kita meneruskan tidur kembali.




Bahaya Tidur setelah Makan Sahur

Tidur setelah makan sahur jika hanya dilakukan sekali atau dua kali, tidak akan memberi dampak yang berarti. Tetapi jika hal ini dijadikan kebiasaan dan dilakukan selama sebulan penuh maka akan memberikan efek buruk bagi kesehatan kita. Berikut ini adalah beberapa bahaya tidur setelah makan sahur bagi kelangsungan ibadah puasa kita dan bagi kesehatan.

Badan Cepat Lemas, Cepat Lapar, dan Malas Beraktivitas

Secara umum, makanan akan dicerna secara sempurna oleh tubuh setelah dua jam. Jika kita tidur setelah makan sahur maka makanan yang masuk ke lambung belum sepenuh dicerna. Artinya, makan sahur yang kita harapkan untuk memberi energi sepanjang hari selama puasa, tidak seluruhnya menjadi energi. Kurangnya energi yang dihasilkan oleh makan sahur ini membuat kita merasa lapar dan haus sebelum waktu berbuka puasa tiba.

Kondisi ini membuat badan kita lemas, malas beraktivitas, dan ingin tidur melulu. Jika kita turuti tidur, badan akan semakin lemas, tak bergairah, dan tak bertenaga. Setiap bangun tidur, rasa haus dan lapar akan menyerang kita. Mau beraktivitas, tubuh kurang tenaga, akhirnya tidur lagi. Hal ini akan memicu aksi "balas dendam" saat kita berbuka puasa. Biasanya kita cenderung melahap semua hidangan yang ada.

Setelah berbuka puasa, keadaan menjadi berbalik. Isi perut penuh dan amat kenyang. Tidak terasa mengantuk karena hampir seharian tidur. Parahnya, keadaan ini juga membuat kita malas beraktivitas. Mau berangkat ke masjid atau musholla untuk sholat tarawih malas. Mau ikut tadarus malas. Kita hanya bermalas-malasan, telat tidur, dan ketika sahur kita mengantuk. Jika tidak segera diatasi, kejadian ini akan berulang dan akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Berat Badan Naik dan Perut Gendut

Kita makan untuk mendapatkan energi. Sedangkan tidur adalah kegiatan yang minim energi. Jika kita tidur setelah makan sahur maka energi yang dihasilkan dari makan sahur terlalu besar untuk kegiatan tidur. Akhirnya sebagian kelebihan energi ini akan disimpan sebagai energi cadangan dalam bentuk lemak tubuh. Ujungnya sudah bisa kita tebak, berat badan akan naik dan perut menjadi buncit.

Simak juga, Berat Badan Langsung Naik setelah Lebaran.

Gangguan Pencernaan

Tidur setelah makan sahur akan menghambat proses pengosongan lambung. Pada saat tidur, tubuh kita dalam posisi horizontal. Posisi inilah yang memperlambat proses pengosongan lambung. Menurut sistem pencernaan, lambung membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengosongkan isinya. Jika kita langsung tidur sehabis makan sahur maka pengosongan isi lambung akan berjalan lebih lama.




Makanan yang terlalu lama dalam lambung akan mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan. Gangguan pencernaan ini juga tergantung jenis makanan yang kita konsumsi saat sahur. Gangguan tersebut mungkin berupa diare atau mencret (tinja cair). Mungkin juga berupa konstipasi atau sembelit (tinja keras).

Refluks Makanan ke Esofagus

Bagi Anda yang mempunyai riwayat sakit maag atau asam lambung, sebaiknya betul-betul menghindari tidur setelah makan sahur. Tidur setelah makan sahur akan membuat penyakit Anda kambuh bahkan lebih parah.

Makanan yang belum sempurna dicerna karena kita keburu tidur setelah makan sahur, memungkinkan kembali lagi ke kerongkongan. Peristiwa ini dikenal dengan istilah refluks, yaitu berbaliknya makanan dari lambung ke kerongkongan atau esofagus. Peristiwa ini seringkali diikuti oleh naiknya asam lambung ke esofagus yang akan membuat iritasi pada kerongkongan. Jika ini terjadi maka dada dan leher akan terasa panas seperti terbakar serta mulut akan terasa pahit. Inilah yang disebut GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

Simak juga, Naiknya Asam Lambung: Penyebab dan Cara Mencegahnya.

Risiko Terkena Stroke

Penderita stroke sebaiknya menghindari tidur setelah makan sahur. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mempunyai jeda waktu paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko yang rendah terhadap stroke.

Tips Menghindari Tidur setelah Makan Sahur

Menyimak bahaya tidur setelah makan sahur yang berdampak buruk pada kesehatan dan kelangsungan ibadah puasa kita, seharusnya kita segera ambil langkah untuk menghindarinya. Menghindari tidur setelah makan sahur juga berarti kita mengharap manfaat yang tersembunyi di dalamnya, karena ini adalah anjuran dari teladan kita, Muhammad SAW.

Mengatur Ulang Jadwal Tidur

Tidur setelah makan sahur di antaranya disebabkan karena jam tidur kita terpotong oleh kegiatan makan sahur. Oleh karena itu aturlah sedemikian hingga Anda tidak mengantuk setelah makan sahur. Misalnya dengan tidur lebih awal atau mengganti jam tidur yang terpotong tersebut dengan tidur siang.

Mengakhirkan Makan Sahur

Selain anjuran, mengakhirkan makan sahur akan membuat kita merasa tanggung untuk tidur karena sebentar lagi subuh. Aturlah jam makan sahur Anda sedemikian hingga selesai makan sahur sudah imsyak.

Banyak Melakukan Kegiatan-kegiatan Ritual

Sholat sunnah dan membaca kitab suci Al-Quran adalah kegiatan-kegiatan positif yang bisa kita lakukan sambil menanti adzan subuh. Selain berpahala dan menambah berkah ibadah puasa kita, kegiatan ini sangat ampuh menghindari tidur setelah makan sahur.

Mengatur Menu Sahur yang Tepat

Tidur setelah makan sahur juga sebabkan oleh menu makan yang tidak tepat. Makanan jenis tertentu bisa membuat kita sering mengantuk, malas beraktivitas, maunya tidur melulu.

Simak juga:
Inilah Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Makan Sahur
Penyebab dan Akibat Banyak Tidur

Demikian berbagi informasi tentang bahaya tidur setelah makan sahur dan cara menghindarinya. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.