Wednesday, 17 June 2015

Ngiler Saat Tidur, Penyebab dan Cara Mengatasinya

ngiler, iler, tidur tengkurap, ngeces
Ngiler atau ngeces adalah mengeluarkan air liur atau iler dalam keadaan tidak sadar pada saat tidur. Kata 'ngiler' juga sering digunakan di masyarakat ketika melihat sesuatu yang menggoda dan sangat menginginkannya, misal makanan yang lezat. Penggunaan kata 'ngiler' dalam hal ini mempunyai arti yang sebaliknya, yaitu 'menelan ludah'.

Ngiler pada saat tidur adalah kejadian yang wajar, terutama pada bayi dan anak-anak. Ngiler bagi orang dewasa bisa merupakan akibat dari kebiasaan tidur yang tidak baik, bisa pula akibat kelainan kelenjar ludah, atau merupakan bawaan dari suatu penyakit.

Ngiler bagi bayi dan anak-anak lebih sering terjadi dan volumenya juga lebih besar. Tidak heran, bantal bayi dan anak-anak terdapat bercak iler. Bercak tersebut kadang-kadang menyerupai sebuah pulau atau gugusan pulau-pulau.

Penyebab Ngiler Saat Tidur




Meskipun ngiler saat tidur adalah kejadian yang wajar, namun bagi orang dewasa kejadian ini cukup memalukan. Rasa malu tersebut tidak hanya saat ketahuan ngiler, tetapi akan terasakan selama gambar gugusan pulau pada bantal belum hilang. Bukti otentiknya harus dihilangkan dulu. Untuk itu, kenali penyebab ngiler saat tidur.

Keadaan Mulut yang Kering

Mulut yang kering akan memicu produksi air liur. Produksi air liur yang berlebih ini jika sudah mencapai batas tertentu akan keluar dengan sendirinya pada saat kita sedang tidur. Proses inilah yang disebut  ngiler. Sedangkan ketika kita tidak sedang tidur tetapi mulut kering, misal saat puasa, kelebihan air liur tersebut akan dikeluarkan seseorang dengan cara meludah atau menelan ludah. Makanya kita sering melihat orang meludah atau menelan ludah ketika sedang berpuasa.

Simak juga Tips Mengatasi Bau Mulut

Tidur dengan Mulut Terbuka

Tidur dengan terbuka dapat menyebabkan ngiler
Tidur dengan mulut terbuka menyebabkan kelembaban rongga mulut berkurang sehingga mulut cepat kering. Tidur seperti ini lebih berpotensi ngiler. Di samping produksi air liurnya berlebih, saluran pembuangan kelebihan air liur juga terbuka.

Tidur Tengkurap

Tidak mungkin seseorang yang tidur tengkurap posisi kepalanya tidak miring. Posisi kepala yang miring saat tidur tengkurap menyebabkan rahang terdorong sehingga mulut terbuka. Hal ini berbeda dengan orang yang tidur miring (badan dan kepala miring). Orang yang tidur miring tidak menyebabkan mulut terbuka, kecuali dari sononya memang sudah terbiasa terbuka.

Efek Samping Zat Kimia Tertentu

Zat kimia tertentu yang digunakan dalam penyembuhan medis mungkin mempunyai efek samping seperti menyebabkan mulut kering atau memicu produksi air liur. Kalau memang zat kimia tersebut diminum demi kesembuhan suatu penyakit, diminum saja. Toh efeknya cuma ngiler.

Masalah pada Gigi dan Gusi

Sakit gigi dan gusi menyebabkan kita sering menarik angin ke dalam mulut, ngeses. Kondisi ini membuat mulut cepat kering dan memicu kelenjar ludah untuk memproduksi air liur. Pada saat tidur, produksi air liur ini tidak terkontrol dan akan dikeluarkan lewat mulut.

Anatomi Mulut yang Tidak Normal

Lidah yang terlalu besar dan gigi yang terlalu rapat juga menyebabkan seseorang sering ngiler. Lidah yang terlalu besar menyebabkan air liur cepat terserap sehingga mulut cepat kering. Pada saat tidur, produksi air liur lebih besar daripada daya serap lidah sehingga terjadi kelebihan air liur. Sedangkan gigi yang rapat menyebabkan air liur banyak yang tertampung di dalam mulut saat tidur. Jika sudah mencapai batas tertentu air liur ini akan keluar dengan sendirinya dalam bentuk iler. 

Cara Mengatasi Ngiler Saat Tidur




Ngiler bagi orang dewasa menjadi tidak wajar jika selalu terjadi setiap tidur. Di samping harus menahan rasa malu, kondisi kamar tidur menjadi tidak sedap karena banyak pemandangan alam pada bantal.

Minum Segelas Air Putih Sebelum Tidur

Minum segelas air putih sebelum tidur dapat mengatasi kebiasaan ngiler
Minum segelas air putih sebelum tidur akan menjaga kelembaban mulut sehingga tidak sampai mengalami kekeringan. Produksi air liur akan tetap berjalan normal karena rongga mulut kita sudah lembab. Lagi pula minum segelas air putih juga menyebabkan konsentrasi air liur lebih encer sehingga lebih mudah diserap jika terjadi kelebihan air liur.

Menjaga Mulut Agar Tidak Terbuka Saat Tidur

Ini sebenarnya agak sulit. Mulut yang terbuka kadang-kadang merupakan bawaan sejak lahir atau faktor keturunan. Tapi cobalah dengan belajar bernapas lewat hidung saat tidur. Tutup rapat-rapat mulut Anda agar tidak ada sirkulasi udara melalui mulut.

Jangan Tidur Tengkurap

Tidur tengkurap selain membuat hati menjadi keras juga tidak baik bagi kesehatan. Efek kecil dari tidur tengkurap di antaranya menyebabkan ngiler. Hal ini karena orang tidur tengkurap mulutnya selalu terbuka atau sedikit terbuka. Akibatnya mulut cepat kering dan produksi air liur menjadi meningkat.

Jika dengan tiga cara di atas masalah ngiler belum teratasi, mungkin ada masalah dengan gigi dan gusi. Mungkin juga karena kelainan pada kelenjar limfa, kelenjar air liur, atau amandel. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan secara medis.

Simak juga, Sering Mengigau atau Ngelindur? Inilah Dampak dan Cara Mengatasinya.

Demikian informasi tentang penyebab dan cara mengatasi ngiler saat tidur. Semoga bermanfaat.



71 comments:

  1. Makasih infonya btw adekku suka ngiler padahal udh gede tidur sekamar jadi jijik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, mbak Elfira. Silakan dicoba tips-tipsnya. Insya Allah membuahkan hasil.

      Delete
  2. padahal elfira tu yang ngiler, dia kambing hitamkan adeknya...tega dia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga menduga ada indikasi pengkambing hitaman, gan maulana... :v

      Delete
  3. Lucu membacanya..tp bermanfaat semoga terus mendapat kbaikan dari info bermanfaat

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Terima kasih, mas Amal. Semoga bermanfaat.

      Delete
  5. akan saya Coba .. hahahaha
    makasih info nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan mas Liem. Terima kasih juga telah membaca artikel ini.

      Delete
  6. Trims sangat membantu sekali

    ReplyDelete
  7. Artikel nya bagus.. Thanks.. sangat bermanfaat bagi orang spt saya yg tidurnya mangap wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas apresiasinya. Semoga bermanfaat.

      Delete
  8. Terimakasih info nya mas.. Ternyata ngiler pada saat tidur dikarenakan keadaan mulut yang kering.. Saya jadi tambah ilmu dan tau cara mengatasinya.. 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak Nailul Himmi. Semoga ilmunya semakin bertambah terus.

      Delete
  9. Telat baca nih tipsny... Makasih ahmad jazuli udah berbagi ilmu .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga mas Muhammad Ichsan, telah meluangkan waktu membaca artikel ini.

      Delete
  10. Terima kasih, Mas.. Artikelnya Bagus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga mas Yaya Sunarya atas kunjungannya

      Delete
  11. Kalau ngiler itu meninggalkan bekas di sekitar mulut, itu gimana cara menghilangkannya mas? Belum ada di artikelnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngiler yang meninggalkan bekas di sekitar mulut itu karena volume ilernya tidak banyak atau konsentrasinya terlalu pekat sehingga tidak sampai ke alas tidur. Makanya bekas iler di sekitar mulut lebih terasa keras bila mengering.

      Untuk menghilangkannya cukup dilap atau dibasuh dengan air bersih. Sedangkan untuk mengatasinya adalah dengan minum segelas air putih agar konsentrasi air liur lebih encer.

      Terima kasih mas Irpanputra atas tambahan informasinya.

      Delete
  12. .kopetlah, kancaku ra mari2 sek mangap wae nganti seprene. Di lem yae yo cangkeme mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha...., iso-iso ae. Iku ngono wis soko kruwat.

      Delete
  13. Sangat bermanfaat sekali, memalukan sih emng, tpi kayanya hrus cek juga ke dokter ada keluhan d tenggorokan/amandel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, betul sekali mbak Ulfa. Cek up ke dokter perlu juga dilakukan.

      Delete
  14. Cukup bermanfaat

    Thanks for admint

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga untuk mas Marhippu atas apresiasinya.

      Delete
  15. Terimakasih atas infonya,,,, semoga bermanfaat.
    dan bagaimanatuh menghilangkan kebiasaan mangapnya sendiri.... jadi serem

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kebiasaan mangap (mulut terbuka) saat tidur tersebut merupakan faktor bawaan atau faktor genetika, agak sulit mengatasinya. Tetapi dengan kemauan yang keras, insya Allah dapat segera teratasi. Untuk mengatasinya, lakukan 2 hal berikut ini:
      1. biasakan tidur miring tetapi jangan sampai tengkurap,
      2. lakukan pernapasan melalui hidung saat akan tidur(mulut harus dalam keadaan tertutup rapat)

      Delete
  16. Trmksh infonya akan saya coba semoga berhasil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Selamat mencoba, mbak Anita. Semoga berhasil.

      Delete
    2. ,saya kalo tidur memang awalnya suka miring dan mulut tertutup ,tetapi setelah pulas tidur pas bangun tidurnya itu loh paaaakkk ,eeeuuuhhhhhh jadi brantakkan pake ada bekas air terjun sgala dari mulut ,,,
      .

      Delete
    3. Hahahaha... dicoba saja tips-tips di atas. Mudah-mudahan air terjunnya semakin berkurang.

      Delete
  17. Terima kasih Atas tipsnya πŸ™‚

    ReplyDelete
  18. Tanks bermanfaat jga nih buat tidur yg suka ngiler.. πŸ˜€

    ReplyDelete
  19. Owalah, berarti aku karna masalah gusi dan gigi πŸ˜‚
    Kalau udh paten di gigi ama gusi mah gimana atuh ya 😒

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika penyebabnya adalah penyakit pada gigi dan gusi maka penyakit tersebut harus disembuhkan terlebih dahulu. Tetapi jika penyebabnya adalah anatomi gigi maka sebaiknya dikonsultasikan langsung ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara medis.

      Delete
  20. Tak ada hubungannya ya iler sama cairan atau isi lambung? Cm tergantung kelenjar ludah aj?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secara langsung tidak ada hubungannya. Tetapi ketika terjadi refluks esofagus (naiknya asam lambung sampai kerongkongan) maka asam lambung akan memicu kelenjar ludah memproduksi air liur.

      Delete
  21. Replies
    1. Terima kasih kembali. Mudah-mudahan bermanfaat.

      Delete
  22. Cara mengatasi selain yg ditulis? Ada lagi apa ndak? Karna baca itu masih tetap ngiler

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan ada masalah gigi/gusi, kelenjar ludah, atau amandel. Jika ya, berarti harus ditangani secara medis.

      Delete
  23. Saya coba min , mudah mudahan bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan dicoba, Mas Benii. Semoga lekas teratasi.

      Delete
    2. Tips-tipsnya sangat membantu,.. makasih min

      Delete
    3. Terima kasih kembali, Hanura Dustin. Semoga bermanfaat.

      Delete
  24. Saya tidur miring dan bernafas lewar hidung ketika tidur tapi tetap mulut terbuka dan saat tidur mengeluarkan liur-_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengatasi mulut terbuka saat tidur bukan hal yang mudah. Harus melalui latihan yang rutin dan sabar.

      Selalu tanyakan pada anggota keluarga yang lain, apakah mulut Anda masih terbuka saat tidur. Kemudian perbaiki dan perbaiki. Insya Allah akan segera teratasi.

      Delete
  25. Air liur Saya berlebihan Saat sedang tidur,sampai mulut Saya Saya tutup pakai handuk,Dan Saya sediakan tempat berludah Saat tidur..gimana caranya mengatasi Dan kenapa air liur Saya banyak.dulu Saya gak begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air liur berlebih atau hipersaliva bisa disebabkan oleh:
      1. kelenjar air liur terlalu aktif
      2. gangguan menelan
      3. efek samping obat
      4. kehamilan
      5. sedang sakit asam lambung, stroke, rabies

      Sebaiknya Anda coba tips berikut ini sebelum ke dokter:
      1. banyak minum air putih
      2. menghindari makanan yang pedas dan asam
      3. jangan langsung berbaring setelah makan
      4. menjaga kebersihan mulut dan gigi.

      Semoga membantu.

      Delete
  26. sedikit tambahan gan ngiler biasanya terjadi ketika menjelang subuh,,seorang yg tidur subuh sudah terbangun produksi liurny cenderung tidak berlebih,,jika bangun sesudah subuh produksi liur sudah mencapai batas dan keluar dengan sendiriny

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak mas Aan Prasetyo atas tambahannya. Informasi yang sangat menarik. Bisa dibuat bahan artikel baru nih.

      Mungkin itulah salah satu manfaat mengapa kita dianjurkan bangun sebelum subuh, terutama 1/3 malam terakhir.

      Sekali lagi, terima kasih mas atas informasi yang sangat bermanfaat ini.

      Delete
  27. Bagus artikelnya.. terimakasih ilmunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbak Fauziah atas apresiasinya. Semoga berkah.

      Delete
  28. bisa dicoba tuh gan kiat-kiatnya. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali. Silakan dicoba, gan.

      Delete
  29. Maaf, tips diatas sdh saya coba, udah berhasil, tp yg terjadi malah ngiler saya yg keluar dr hidung, gimana cara mengatasi nya ? #justkidding
    Btw, info yg sangat bermanfaat mas ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha....

      Terima kasih juga atas atensinya, Mas Ahmad Nor Hady.

      Delete

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.