Wednesday, 9 December 2015

Mudah Mengantuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya

penyebab dan cara mengatasi mudah mengantuk, menguap, serangan kantuk berlebihan

Mengantuk adalah proses alamiah dan manusiawi. Biasanya ditandai dengan alarm menguap. Namun bila mengantuk sudah menjadi kebiasaan, ini merupakan gangguan. Apalagi jika kita mudah mengantuk pada jam-jam produktif. Aktivitas kita akan terganggu. Performa kita akan menurun.

Mudah mengantuk adalah serangan ingin tidur yang berlebihan. Kondisi ini akan membuat seseorang sulit mempertahankan terjaga pada siang hari. Hari-harinya tak pernah sepi dari menguap. Badan tak tampak segar, tubuh terlihat kusut dan layu. Bahkan mata kadang-kadang terlihat merah seperti kurang tidur.




Mudah terserang rasa kantuk bisa disebabkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Bisa pula disebabkan oleh kondisi psikis dan bawaan penyakit tertentu.

Pola Hidup yang Tidak Sehat

Tidur yang cukup dengan jam tidur yang tepat adalah salah kunci pola hidup sehat. Dikatakan cukup apabila seseorang telah tidur selama 6 - 8 jam sehari. Dikatakan jam tidur yang tepat apabila jadwal tidurnya tidak sering berubah.

Kurang Tidur

Kurang tidur seringkali menjadi alasan utama bagi orang yang terserang kantuk. Kurang tidur ini mungkin disebabkan karena begadang, lembur, atau ada acara sampai larut malam. Jika keadaan ini hanya bersifat sementara maka rasa kantuk akan segera hilang ketika waktu tidur telah terpenuhi.

Tetapi jika keadaan ini sudah menjadi kebiasaan maka rasa kantuk tidak akan pernah hilang meskipun sudah tidur. Mata akan terlihat merah ketika bangun tidur. Badan terlihat lesu dan layu. Pada kondisi yang parah dapat menyebabkan narkolepsi dan hipersomnia, yaitu serangan kantuk yang hebat baik siang maupun malam hari.

Kelelahan


Kelelahan bekerja sebagai penyebab serangan kantuk, kecapekan

Aktivitas yang berlebihan menyebabkan tubuh dan pikiran kita kelelahan. Tubuh kita butuh istirahat. Akhirnya tubuh merespon dengan membunyikan alarm kantuk. Menguap. Selain itu, aktivitas yang berlebihan juga menyebab dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi ini membuat kita sulit konsentrasi sehingga mudah terserang kantuk.

Pola Makan yang Tidak Tepat

Pola makan yang tidak tepat ternyata dapat memicu serangan kantuk. Misal makan terlalu banyak, jam makan yang tidak tepat, dan mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Terlalu Banyak Makan

Secara logika, makan berarti memberi asupan energi pada tubuh kita. Semakin banyak makan, semakin banyak pula energi yang kita peroleh. Mestinya, hidup kita lebih bergairah dan bersemangat karena banyak energi yang tersimpan.

Terlalu banyak makan salah satu penyebab mudah mengantuk, gampang ngantuk

Kenyataannya, semakin banyak makan semakin mudah terserang kantuk, kurang bergairah, dan kurang bersemangat. Hal ini karena organ-organ tubuh dalam sistem pencernaan bekerja habis-habisan untuk mencerna semua makanan yang masuk dalam tubuh. Semakin banyak makanan yang masuk, semakin keras pula kerja organ-organ pencernaan. Organ-organ tersebut kelelahan dan butuh istirahat.

Beda halnya dengan orang yang aktivitas fisiknya tinggi. Makan banyak justru menambah semangat kerjanya. Makanan tersebut langsung dibakar oleh tubuh untuk menggantikan energi yang hilang. Energi yang dihasilkan juga digunakan oleh organ-organ pencernaan untuk mencerna makanan yang masuk.

Suka Makanan yang Manis-Manis

Mengonsumsi makanan yang manis akan memicu produksi hormon insulin. Hormon insulin ini bersinergi dengan hormon serotonin dan melatonin. Kedua hormon ini ikut meningkat ketika kita mengonsumsi makanan yang manis. Duet hormon ini dapat menenangkan sel-sel otak. Kerja sel-sel otak akhirnya melemah dan timbullah rasa kantuk.

Kondisi Psikis

Kondisi psikis yang terganggu seperti depresi, stress, cemas, dan kekhawatiran yang berlebihan dapat membuat semangat hidup kurang bergairah. Kondisi ini membuat seseorang malas melakukan sesuatu. Kerjanya hanya melamun, termenung, dan tidur-tiduran.

Kondisi Psikis yang tertekan dapat menyebabkan serangan kantuk

Sehabis bangun tidur pun badan masih terasa lemas dan malas melakukan aktivitas. Rasa kantuk akan menyerang lagi dan lagi. Selalu ada kecenderungan untuk menambah tidur.

Bawaan suatu Penyakit

Jika istirahat sudah cukup, makanan sudah bergizi dan seimbang, serta tidak sedang mengalami tekanan psikis, tetapi masih mudah mengantuk, kemungkinan penyebabnya adalah gangguan kesehatan. Mungkin sedang mengidap anemia, hipotensi, diabetes, dan sebagainya.

Anemia

Anemia adalah penyakit kurang darah, tepatnya kekurangan sel darah merah atau eritrosit. Di dalam eritrosit terdapat hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen. Jika sel darah merah berkurang otomatis asupan oksigen akan berkurang. Berkurangnya asupan oksigen dalam tubuh menyebabkan tubuh menjadi lemas, letih, dan lesu sehingga mudah mengantuk.

Hipotensi

Hipotensi atau tekanan darah rendah menyebabkan sirkulasi darah agak melambat. Sistem transportasi yang melambat ini akan menyebabkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, termasuk oksigen, akan terlambat pula sampai ke organ-organ tubuh yang lain. Akibatnya kondisi tubuh akan lemas dan gampang mengantuk.

Diabetes Melitus

Diabetes melitus atau lebih dikenal dengan penyakit kencing manis ini ciri khasnya adalah tubuh lemas dan kurang bertenaga. Hal ini karena tubuh tidak mampu lagi menyerap gula yang merupakan sumber energi. Gula yang tidak terserap ini terbuang sia-sia melalui urine. Konsekuensinya, kebutuhan energi yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi. Ini yang menyebabkan penderita diabetes melitus tubuhnya lemas dan mudah mengantuk.

Cara Mengatasi Mudah Mengantuk




Mudah mengantuk kalau tidak segera diatasi akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini beberapa tips mengatasi rasa kantuk yang berlebihan.

Secangkir Kopi di Pagi Hari

Mulailah aktivitas hidup Anda dengan secangkir kopi di pagi hari. Di dalam kopi terdapat L-theanine yang dapat mengurangi rasa lelah dan kantuk. L-theanine bersinergis dengan kafein untuk menstimulasi aktivitas sel otak sehingga lebih konsentrasi pada hal-hal rumit dan terhindar dari kantuk.

Teh Hijau

Bagi Anda yang tidak suka kopi, teh hijau adalah penggantinya. Teh hijau mempunyai khasiat yang sama dengan kopi dalam mengatasi rasa kantuk. Teh hijau juga dapat meningkatkan kewaspadaan kerja sehingga terhindar dari rasa kantuk.

Mengonsumsi Air Putih dan Buah Segar

Kelelahan di tengah-tengah bekerja dapat memicu serangan kantuk. Hal ini karena tubuh kita banyak mengeluarkan cairan atau dehidrasi. Penawarnya adalah minum air putih dan mengonsumsi buah-buahan segar, terutama yang kandungan airnya tinggi, seperti semangka, melon, atau buah pir. Badan akan terasa segar kembali dan rasa kantuk pun akan lenyap.

Olahraga yang Teratur dan Terukur

Menyempatkan diri untuk berolahraga minimal 15 menit setiap hari akan membuat badan segar sepanjang hari. Cukup olahraga ringan saja, seperti stretching 5 menit, jogging 5 menit, dan senam 5 menit. Jangan lupa ditutup dengan teknik pernapasan.

Pencahayaan yang Terang

Pencahayaan yang terang efektif mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan. Karena itu, aturlah pencahayaan di tempat kerja Anda senyaman mungkin. Terlalu redup akan memicu kelelahan mata dan terlalu terang akan berdampak buruk bagi kesehatan mata.

Hindari Dinding Warna Biru

Dinding berwarna biru ampuh menurunkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah. Keadaan ini akan membuat tubuh minta tidur. Karena itu, hindari dinding warna biru di tempat kerja Anda. Dinding warna biru lebih cocok untuk kamar tidur.

Mengalihkan Pandangan yang Monoton

Membaca buku, menatap layar monitor, atau menjahit selama berjam-jam dapat membuat mata cepat lelah yang pada akhirnya akan mengantuk. Sesekali alihkan pandangan mata dari hal-hal yang monoton tersebut. Pandanglah suasana yang berbeda di sekeliling Anda agar otot-otot mata lebih rileks.

Mengemudi berjam-jam bisa juga dikatakan monoton. Pandangan mata harus waspada dan pikiran harus fokus. Tanpa istirahat, mata dan pikiran akan lelah dan akhirnya mengantuk.

Rest area, tempat beristirahat agar tidak mengantuk saat mengemudi

Dalam menempuh perjalanan jauh, disarankan untuk istirahat tiap 2 jam sekali. Menepilah barang sejenak, cari tempat yang nyaman, seperti rest area, restoran, dan masjid. Turunlah dari mobil, hitung-hitung untuk mengistirahatkan otot-otot pantat yang tertekan jok mobil. Setelah dirasa cukup, lanjutkan perjalanan. Perjalanan Anda terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

Ngobrol dengan Rekan Kerja

Obrolan yang menarik dan menghibur ampuh mengusir rasa kantuk. Karena itu, sesekali selingi aktivitas kerja Anda dengan canda dan tawa bersama rekan-rekan kerja. Asal jangan sampai kebablasan hingga melupakan pekerjaan.

Berjalan-jalan Sejenak

Jika Anda bekerja di belakang meja dan tiba-tiba terserang kantuk, cobalah berdiri. Berjalan-jalanlah sejenak untuk berganti suasana sambil melakukan peregangan tubuh. Jika perlu basuh muka (lebih afdhal berwudlu). Anda akan merasakan perubahan yang mendadak, rasa kantuk Anda tiba-tiba hilang entah ke mana.

Tidur Sejenak

Jika rasa kantuk sudah tidak bisa dibendung lagi, jangan paksakan diri untuk tetap terjaga. Meneruskan pekerjaan dalam keadaan mengantuk berat adalah hal yang percuma. Hasilnya tidak bisa optimal. Karena itu, ikuti saja kehendak tubuh Anda. Tidurlah beberapa menit untuk mengendorkan otot-otot Anda. Jangan lupa pasang alarm agar tidak kebablasan.

Jika kebetulan Anda bisa tidur sejenak tanpa disengaja atau kesliutan, itu adalah nikmat yang datang tiba-tiba. Bangun dari kesliutan terasa sangat segar dan rasa kantuk pun langsung sirna.

Simak juga Penyebab Banyak Tidur dan Akibatnya.

Demikian informasi tentang penyebab mudah mengantuk dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.