Wednesday, 3 June 2015

Fakta Menakjubkan tentang Kurma

Buah kurma

Buah kurma biasanya membanjiri Indonesia pada bulan puasa. Hal ini berkenaan dengan khasiat kurma yang sangat ampuh menahan lapar di bulan Ramadhan. Di samping rasanya yang manis dan lezat, buah khas Timur Tengah ini juga mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap. Selain itu, kurma juga mempunyai fakta yang unik dan menakjubkan dibandingkan buah-buahan lainnya.

Konon, penduduk padang pasir akan terserang berbagai macam penyakit jika di sana tidak ada buah kurma. Konon juga, ada buah kurma yang mati ketika pemiliknya meninggal dunia. Tetapi dalam postingan ini saya tidak membahas itu. Saya hanya menyajikan fakta yang menakjubkan tentang buah kurma.




Pohon Kurma Tumbuh Subur di Tanah yang Tandus

Pohon kurma termasuk pohon purba yang masih ada sampai sekarang. Pohon kurma bisa hidup sampai 100 tahun. Pohon kurma mulai dibudidayakan lebih dari 4000 SM di Mesopotamia. Pada abad ke-18 kurma mulai dibudidayakan di seluruh dunia.

Pohon kurma hanya bisa tumbuh di Indonesia tetapi tidak pernah menghasilkan buah yang berkualitas bagus, bahkan mungkin tidak menghasilkan buah sama sekali. Tanah Indonesia, terutama di Jawa, tidak cocok untuk pohon kurma. Pohon kurma akan tumbuh subur dan berbuah bagus jika ditanam di tanah yang tandus dan berpasir. Semakin tandus semakin subur dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Buah Kurma Paling Tahan Lama

Pada umumnya, semakin matang suatu buah di pohon semakin cepat buah tersebut membusuk. Buah mangga misalnya, semakin masak buah mangga tersebut di pohonnya, ketika kita petik, tidak sampai satu bulan mangga tersebut sudah membusuk. Hal ini tidak berlaku untuk buah kurma, semakin masak di pohon, buah tersebut semakin tahan lama. Bahkan sampai berbulan-bulan belum tentu membusuk.

Kandungan air yang terdapat pada buah kurma relatif sedikit. Inilah yang memungkinkan buah kurma dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Tanpa bahan pengawet, kurma bisa bertahan 9 - 10 bulan bila disimpan pada suhu 6 - 10 derajat Celsius.

Kandungan Gizi Buah Kurma Paling Lengkap




Kurma adalah buah sempurna karena hampir memenuhi semua kebutuhan gizi manusia. Buah super ini kaya akan gula alami, yaitu glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Jenis gula yang terdapat pada kurma merupakan hasil pengolahan secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Kandungan gula ini adalah sumber energi yang cepat untuk mengembalikan energi yang terkuras setelah beraktivitas.

Kandungan serat dalam buah kurma tergolong cukup tinggi. Serat buah kurma terdiri dari dua jenis, yaitu serat larut dan serat tak larut. Serat larut berperan menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol jahat (LDL) sehingga serat jenis ini akan membantu mengontrol penyakit diabetes. Sedangkan serat tak larut berperan meningkatkan volume fases (tinja) sehingga menurunkan waktu transit di usus dan lebih muda dikeluarkan. Atas kandungan serat ini, the American Cancer Society menganjurkan untuk mengonsumsi 20 - 30 gram kurma (setara 2 buah kurma) setiap hari.

Kurma juga disebut manjam (penghasil mineral). Kandungan serat dalam buah kurma sangat beragam. Kurma kaya kalium dan rendah sodium. Selain itu, kurma juga mengandung kalsium, besi magnesium, mangan, tembaga, dan fosfor. Secara umum fungsi mineral dalam buah kurma akan membuat denyut jantung makin teratur, mengaktifkan kontraksi otot, serta berperan dalam menurunkan tekanan darah. Mineral yang terkandung dalam kurma juga memelihara sistem saraf dan menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh.

Vitamin yang terkandung dalam buah kurma juga cukup beragam. Ada vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), dan vitamin B5 (asam pantotenat). Vitamin A berfungsi memelihara kesehatan mata, sedangkan vitamin B berfungsi menenangkan sistem saraf, relaksasi jantung, dan membuat pikiran lebih riang. Selain itu juga terdapat kandungan vitamin C dan vitamin E.

Kurma juga merupakan sumber fitokimia. Asam salisilat yang terkandung di dalamnya berdosis rendah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku aspirin. Kurma juga mengandung potuchsin, semacam hormon yang berfungsi menciutkan pembuluh darah dalam rahim. Selain itu, kurma juga mengandung senyawa fenol dan karoten yang berfungsi sebagai antioksidan.

Mengonsumsi 3 Buah Kurma Dapat Menahan Lapar Saat Puasa

Dalam 100 gram buah kurma terdapat energi sebesar 350 kilokalori. Kurma 100 gram kira-kira setara dengan 7 buah kurma. Jadi, sebuah kurma dapat menyediakan energi sebesar 50 kilokalori. Mengonsumsi 3 buah kurma berarti mendapat suplai energi sebesar 150 kilokalori. Energi sebesar ini melebihi energi yang diperoleh dari mengonsumsi nasi satu piring yang hanya 135 kilokalori.

Dengan demikian, jika Anda makan sahur dengan sepiring nasi kemudian ditutup dengan mengonsumsi tiga buah kurma, dijamin Anda akan kuat menjalani ibadah puasa. Tiga buah kurma sebagai hidangan penutup makan sahur sebenarnya adalah pengganti makan siang Anda.

Selain itu, buah kurma mempunyai kandungan serat yang cukup tinggi sehingga lebih lama diserap tubuh. Sebagaimana yang ditemukan oleh Dr. David Conning, Dirjen British Foundation, segelas air yang mengandung gula akan diserap oleh tubuh dalam waktu 20 - 30 menit. Tetapi gula yang terdapat pada kurma akan diserap dalam waktu 45 - 60 menit. Fakta inilah yang membuat tubuh kita tetap segar dan tahan lapar selama puasa jika mengonsumsi buah kurma saat sahur.

Suplai energi yang tinggi ini menjadikan buah kurma sebagai sumber energi instan saat berbuka puasa. Mengonsumsi tiga buah kurma saat berbuka puasa akan mengembalikan energi yang hilang dan menormalkan kembali kadar gula darah. Selain itu, mengonsumsi buah kurma saat berbuka puasa akan menghindari makan berlebihan.

Simak juga Tips Sehat Berbuka Puasa.

Buah Kurma adalah Penawar dari Berbagai Macam Penyakit

Mengonsumsi satu buah kurma secara rutin setiap hari akan memberikan dampak positif bagi kesehatan. Mengonsumsi kurma membuat kita bebas dari konstipasi (tidak bisa buang air besar, sembelit, bedegelen) dan gangguan pencernaan lainnya. Kurma juga mencegah gangguan jantung, anemia, diare, bahkan kanker abdomen. Berdasarkan survei, kurma sudah diakui membantu proses pencegahan kanker abdomen.

Khasiat kurma juga dapat melawan osteoporosis (tulang keropos), gangguan usus, dan alergi. Kurma juga efektif mengatasi rabun senja, gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan. Kurma juga sering digunakan sebagai anti-mabuuk.

Simak juga 5 Fakta Mencengangkan tentang Madu.

Demikian berbagi informasi mengenai fakta tentang kurma. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.